Pemerintah Desa Kasian Timur Kebut Vaksinasi COVID-19

  • Whatsapp

Jember, MN Cakrawala -Pemerintah Desa Kasian Timur Melaksanakan Kegiatan Program Percepatan Vaksinasi tahap satu 600 dosis, di Pondopo Balai Desa Kasian Timur, Kecamatan Puger, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali telah mengalami penurunan level dari 4 menjadi 3. Syarat dari penurunan level PPKM ini, selain dipengaruhi oleh penerapan protokol kesehatan, data kasus harian Covid-19 dan positivity rate, juga ditentukan oleh terciptanya kekebalan kelompok di masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah mendukung percepatan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat kekebalan kelompok di Indonesia dapat terbentuk.

“Hariyanto S.Pd selaku Kepala Desa Kasian Timur, ingin mempercepat proses vaksinasi terutama untuk yang [dosis] pertama untuk mengejar kekebalan kelompok. Karena kita ingin kalau bisa akhir 2021 Desember ini, sudah semua tervaksin, sehingga kita bisa memperoleh immunity (imunitas),” tegas Hariyanto Kades Kasian Timur,
Saat memberikan keterangan pers usai meninjau Vaksinasi yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Kasian Timur,dan Puskesmas Puger,Kasian,Selasa (09/11/2021).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Hariyanto menyampaikan, bahwa pemerintah memiliki target dalam menentukan penurunan kembali level PPKM. Apabila PPKM akan diturunkan dari level 3 ke level 2, maka 50 persen dari jumlah populasi masyarakat di suatu daerah harus sudah tervaksin Covid-19. Sedangkan, untuk penurunan dari level 2 ke level 1, 70 persen dari total populasi harus sudah mendapatkan vaksinasi. Untuk itu, vaksinasi merupakan faktor penting dalam pengendalian PPKM di berbagai wilayah di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan program vaksinasi hari ini yaitu, Kepala Desa, Kapolsek, Babinsa, Babinkamtibmas, satpol PP, Perangkat Desa serta warga masyarakat Kasian timur,

“Vaksin ini menjadi salah satu penentu untuk turunnya level,” terang Hariyanto.

Terkait ketersediaan vaksin, Hariyanto menjelaskan bahwa pemerintah telah mendatangkan jumlah yang cukup untuk diberikan kepada 77 persen dari total masyarakat. Namun, ia juga melihat bahwa proses pemberiannya memerlukan waktu yang tidak sedikit. Sehingga, sebagai upaya akselerasi pemberian vaksinasi ini, diperlukan kontribusi dari berbagai pihak selain dinas-dinas kesehatan.

Menutup keterangan persnya, Hariyanto kembali mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan sentra-sentra vaksinasi yang ada untuk memperoleh vaksinasi Covid-19. Sebab, imunitas masyarakat merupakan prioritas pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 ini.

“Kita benar-benar menjaga supaya imunitas masyarakat terjaga walaupun memang Covid belum hilang sama sekali. Itu target dari pemerintah,” pungkas Hariyanto.(Agus) Share this page to Telegram

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *