Rehab SD Pulau Lebar, Kades Gani Meminta Pihak Kontraktor Mengutamakan Kwalitasnya

  • Whatsapp

Musi Rawas Utara,MN Cakrawala-Program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa berpusat pada bantuan pendidikan berupa sarana dan prasarana sekolah, sarana pembangunan juga tak kalah pentingnya, bantuan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) kementrian PUPR anggaran tahun 2021 yang mestinya didukung dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh pihak kontraktor.

Rehabilitas dan renovasi sarana prasarana pembangunan gedung sekolah dan ruang kelas SDN Pulau Lebar kecamatan Rawas ulu kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) provinsi Sumatera Selatan, melalui dana alokasi khusus (DAK) dari kementrian PUPR tahun anggaran (TA) 2021, diduga dikerjakan tidak sesuai RAB dan menjadi ajang korupsi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Read More

Hasil informasi dari masyarakat yang di terima awak media Rabu 13/10/2021, bahwa Rehabilitas dan renovasi pembangunan gedung sekolah dan ruang kelas yang saat ini sedang berjalan diduga tidak sesuai RAB dan para pekerjanya tidak ada warga setempat, Seperti halnya yang dikatakan nara sumber warga desa pulau lebar yang tidak mau di sebut namanya Ketika dimintai keteranganya terkait informasi yang disampaikan masyarakat ke awak media mengatakan.
“Memang benar, saya perhatikan Pembangunan gedung sekolah dan rehab ruang kekas SDN desa kami diduga tidak sesuai dengan RAB dan para pekerjanya tidak ada warga kami” jelasnya.

Kepala Desa pulau lebar, A Gani saat di mintai tanggapannya terkait informasi yang awak media terima dari masyarakat nya itu, mengatakan, proyek rehabilitasi dan renovasi Sekolah dasar di Desa pulau lebar ini tidak ada berkoordinasi dengan pemerintah desa, baik itu kontraktor nya maupun pengawas proyek tersebut.
“Saya selaku kepala desa pulau lebar ini, tidak tahu adanya proyek rehabilitasi gedung sekolah tersebut dan pihak kontraktor maupun pengawas proyek rehabilitasi gedung sekolah di desa saya ini, tidak perna berkomunikasi dengan saya maupun perangkat saya” ujar Gani.

Menurutnya, dia pernah mendatangi ketempat sekolah yang tengah di kerjakan itu dan bertemu dengan pengawas proyek yang bernama win dan saya berbincang terkait keluhan masyarakat tentang bangunan sekolah itu dan pengawasan lapangan itu berjanji untuk mempertemukan pihaknya dengan pemerintah desa dalam permasalahan ini dan sampai hari Ini tidak ada dari pihak kontraktor berkomunikasi dengan PemDes pulau lebar.

“Saya minta kepada pihak kontraktor untuk Pembangunan rehabilitas dan renovasi sarana prasaran sekolah di Desa pulau lebar ini, untuk memperhatikan kualitas nya karena sekolah merupakan tempat mencerdaskan anak bangsa” ucapnya.

Kades pulau lebar dalam hal ini, meminta kepada instansi terkait untuk turun kelapangan untuk mengecek apa yang menjadi keluhan masyarakat tentang bangunan sarana prasarana sekolah Yang menelan anggaran 57 milyar dibeberapa titik itu di Muratara, kurang pengawasan baik itu dari pemerintah sendiri maupun instansi terkait. Tutupnya.

Proyek rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana sekolah tersebut, yang dikelola oleh penyedia jasa Syarif Maju Karya Rambutan Sakti Perkasa Aso dan konsultan supervisi PT Arihta Teknik Persada Jo PT Mataram Surya Cipta, tidak mengutamakan kualitas didalam pembangun sarana dan prasarana pendukung pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa tersebut.(Asropil) Share this page to Telegram

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *