Kabupaten Jember Kembali PPKM Level 3 Inilah Penyebabnya

  • Whatsapp

Jember, MN Cakrawala – Kabupaten Jember status level PPKM turun dari level 2 ke level 3. Berubahnya level ini disebabkan karena capaian vaksinasi di Kabupaten Jember masih sangat minim.

Turunnya level itu disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember Lilik Layliah dalam rilis yang digelar Selasa sore ( 5/9/2021) di Pendopo Wahya Wibawa Graha. Kenaikan level ini menurut Lilik tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru.

Read More

“Ada kabar tidak mengenakan bagi kita bahwa hari ini berdasarkan Inmendagri nomor 47 kita turun level dari level 2 ke level 3,” kata Lilik mengawali rilis dengan awak media.

“Kenapa begitu?, ada satu indikator capaian vaksinasi,”sambungnya.

Lyli menjelaskan capaian vaksinasi di Kabupaten Jember hingga saat ini masih dibawah angka prosentase vaksinasi dosis 1 kurang dari 50 % dari jumlah penduduk sebgai batas level 2 sesuai yang disyaratkan oleh Inmendagri nomor 43.

“Pada penentuan (level) kemarin, level 2 kita masih belum 50 persen, inmendagri nomor 43 menetapkan level 2 (PPKM suatu daerah) akan turun ke level 3 apabila capaian total vaksinasi dosis 1 kurang dari 50 persen dan vaksinasi untuk lansia kurang dari 40 persen,”jelasnya.

Menteri Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, menurut Lyli memberi kesempatan kepada daerah untuk mencapai target vaksinasi selama 4 hari agar tidak turun level.

Meski telah diberikan kesempatan namun untuk mencapai target tersebut dirasa tidak mungkin, pasalnya Pemkab Jember harus memvaksin 1,5 juta penduduk dalam kurun waktu 4 hari.

Sementara disisi lain saat ini selalu kekurangan vaksin. Vaksin yang diterima Dinas Kesehatan jika dibandingkan jumlah penduduk sangat kecil.

“Kami tetap Satgas Covid TNI Polri berusaha untuk mencapai 50 persen agar tetap di level 2,” ungkapnya.

Disebutkan Lyli, saat ini capaian vaksinasi dosis 1 di kota tembakau hanya 26 persen sehingga masih jauh dari batas level yang disyaratkan pemerintah pusat.

“Dengan terpaksa level kita turun dari level 2 ke level 3,”sebutnya.

Ketersedian vaksin menjadi salah satu faktor untuk mencapai target vaksinasi. Pada hari ini saja jumlah vaksin yang bisa disalurkan hanya 29.054 dosis.

Pihak Satgas menurut Lyli telah berupaya untuk terus mendapatkan dosis vaksin. “Untuk besok (Rabu 5/10/2021) kami akan mengambil vaksin di propinsi menembus jalur propinsi, dari jalur TNI dapat 5000 Polri mengambil 5000 dosis,”jelasnya.

Selain ketersedian dosis, untuk mencapai target, pemerintah daerah akan menambah jumlah vaksinator dengan mengoptimalkan semua vaksinator yang telah ada dan menambah dari relawan PMI.

Pemerintah daerah juga akan terus berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat agar mau divaksin. Pasalnya saat ini hanya masyarakat perkotaan yang antusias namun di daerah perdesaan masih sangat minim.

Pola jemput bola dengan mendatangi masyarakat berdasarkan nama dan alamat akan dilakukan oleh para vaksinator untuk menambah capaian vaksinasi. (Agus) Share this page to Telegram

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *