Pendataan kendaraan dinas , ketua DPRD muratara sangat mendukung

Muratara, media cakrawala-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), dibawah kepimpinan H Devi Suhartoni dan Inayatullah melakukan pendataan ulang kendaraan dinas. Pendataan itu bertujuan untuk mengetahui kegunaan dan kondisi dari aset milik daerah tersebut.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari ketua DPRD Muratara, Efriansyah, bahkan ia sangat mendukung proses pendataan itu.

“Saya sangat mendukung pemerintah muratara mendata dan menertibkan mobil dinas milik daerah,” kata Efri kepada awak media, Rabu (19/05).

Ketua DPRD dua periode ini menilai pendataan kendaraan dinas merupakan langkah tepat, apalagi saat kondisi keuangan daerah sedang tidak baik. Hal itu akan membuat pemerintah daerah mampu menerka anggaran untuk perawatan kendaraan tersebut.

Efriyansyah sangat mengharapkan kendaraan yang sudah di data dapat dimanfaatkan dengan baik, dan dipergunakan oleh orang yang tepat. Karena bila aset yang dibeli dari uang rakyat tersebut diberikan kepada orang yang tidak tepat, maka hal itu akan sangat merugikan negara.

“Bila sudah di data, berikanlah kendaraan kendaraan itu kepada mereka yang benar benar pantas memakainya, seperti aparatur daerah, jangan diberikan kepada mereka yang tidak tepat, karena ini aset untuk menunjang pemerintah daerah bukan lainnya,” harapnya.

Dirinya meyakini bila kendaraan milik daerah diberikan kepada orang yang tidak memiliki kapasitas untuk mengunakannya, maka hal itu hanya akan merusak aset daerah, dengan tidak mendapatkan manfaat untuk dari penggunaan tersebut untuk kemajuan daerah.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, sebagai pengawas kebijakan, DPRD akan terus pengawas kebijakan pemerintah Muratara. Untuk itu ia mengharapkan pemerintah bijak pada setiap kebijakan, termasuk pengelolaan kendaraan mobil dinas.

Karena dengan kondisi daerah sedang membangun, pembangunan disektor lainnya akan sangat diperlukan, tidak hanya untuk melakukan pengadaan kendaraan dinas.

“Daerah kita sedang proses membangun, setiap tahun tidak mungkin terus melakukan pengadaan mobil dinas baru, karena sektor lain sangat perlu perhatian untuk dilakukan perbaikan, jadi pemerintah harus bijak mengelola kendaraan dinas,” tutupnya.

(Lhs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: