Musibah Kapal Nelayan Meledak Di Pulau Raas Korban Minta APH Usut Tuntas

SUMENEP,JAWA TIMUR MN Cakrawala –Viral di medsos musibah kapal nelayan meledak di Kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada hari Sabtu tanggal 13 Maret 2021. Sekira pukul 06.30 Pagi.

Akibat kejadian tersebut 4 orang berada didalam kapal menjadi korban ledakan, adalah Nasrah, Hosen, Saepul dan Jumadi, hingga kini kondisinya masih sangat memprihatinkan karena mengalami cidera luka bakar juga patah tulang serta luka dalam yang cukup serius

Mendengar kabar tersebut, demi perimbangan isi berita, beberapa awak media datang ke pulau Raas, untuk menggali informasi mencoba ungkap fakta indikasi dibalik kejadian berdasarkan sejumlah keterangan masyarakat yang dijumpai dilokasi kejadian dan mengunjungi para korban.

Alhasil kepada Jurnalis Media Nasional Cakrawala beberapa warga ditempat kejadian mengatakan. “Kebetulan saat kejadian kami disini mas, seperti biasa tunggu kapal nelayan datang untuk beli ikan. Jadi menyaksikan jelas kejadiannya,” Ujar seorang warga yang juga dibenarkan warga lainnya

Sementara ditanyakan kronologi atau indikasi penyebab ledakan, tampak para warga saling lempar pandang dan mengatakan jika tidak tau, pasalnya ledakan terjadi begitu tiba-tiba dan mengejutkan semua yang saat itu berada di tempat kejadian.

“Tiba-tiba terdengar Blarr,. semua orang kaget dan panik bahkan banyak yang menjerit histeris terutama dari pihak keluarga korban yang saat itu juga masih berada dilokasi menunggu kapal yang ditumpangi para korban berangkat,” Sahut warga lain. Enggan disebut namanya.

Adapun keterangan juga didapat dari para korban saat dikunjungi dikediamannya di Desa Brakas Barat, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Rabu (30/03/2021) Siang.

Keempat korban mengatakan jika sama sekali tidak mengetahui penyebab kapal yang setiap hari mereka gunakan untuk kerja nelayan tiba-tiba meledak saat mesin baru dihidupkan dan hendak berangkat.

“Tidak tau juga mas,. saat itu kami berempat mau berangkat seperti biasa, mesin baru saja kami nyalakan. Dan tiba-tiba meledak kami semua terlempar ke lautan,” Ujar seorang korban.

Juga senada disampaikan korban lainnya. Yang mengatakan sama sekali tidak mengetahui apa penyebab yang mengakibatkan kapal meledak, karena menurut keterangan para korban sebelum kejadian kondisi kapal normal dan tidak ada barang muda meledak yang dibawa didalam kapal.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kendati demikian kejadian tersebut menorehkan trauma mendalam kepada para korban terlebih penderitaan cidera luka serius dan pastinya kerugian materi yang diperkirakan kurang lebih ratusan juta rupiah.

Atas kejadian ini, korban berharap bisa mendapat kepastian hukum dan keadilan yang sebenar benarnya dari Aparat Penegak Hukum (APH) terkait. Pasalnya berdasarkan sejumlah keterangan masyarakat yang menyaksikan langsung terjadinya musibah tersebut, beberapa diantaranya mengatakan adanya dugaan atau indikasi kejanggalan yang mengakibatkan kapal tiba-tiba meledak.

Sebagai pertimbangan yang menguatkan dugaan. Diketahui dari puing-puing ledakan kapal beberapa diantaranya barang yang muda meledak seperti tabung gas elpigi didalam kapal dalam keadaan utuh dan mesin kapal juga kondisinya baik. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: