TERSERET JARING DAN JATUH KE LAUT ANAK BUAH KAPAL (ABK) ASAL PASURUAN MENINGGAL DI PERAIRAN JUANDA SIDOARJO

PASURUAN, MN CAKRAWALA-Seorang anak buah kapal (ABK) Colombos 6 GT asal Kota Pasuruan tewas setelah terseret jaring dan jatuh ke dalam laut di Perairan Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jumat malam.

Korban tewas adalah Atim (30), warga Tegalpongo, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

“Adapun TKP meninggalnya korban ini di Perairan Juanda, Kabupaten Sidoarjo. Korban terjatuh dan tenggelam setelah tersangkut pada jaring yang ditebar,” jelas Kasat Polair Polres Pasuruan, AKP Poerlaksono, Sabtu (27/2/2021).

Di dalam kapal tersebut terdapat 10 orang. Ada 3 orang yang menjadi saksi yaitu Obud, Solikin dan Kusairi. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Suasana kapal yang minim penerangan, membuat terjatuhnya korban tidak diketahui oleh para ABK lain dan nahkoda kapal.

“Para kru yang menebar jaring dan berkumpul pun bertanya-tanya di mana perginya korban,” ungkapnya.

Tak menemukan rekannya, para kru ABK kemudian menarik jarik yang sudah ditebar. Korban kemudian terlihat mengambang di antara jaring. Para ABK kemudian menceburkan diri untuk menolong korban dan menaikan tubuhnya ke kapal.

 

“Kami yang mendapat laporan langsung stand by. Namun saat kapal datang di pelabuhan lalu kita cek, ternyata korban sudah meninggal,” pungkasnya.

Untuk memastikan kematian korban, polisi pun kemudian mengevakuasi ke RSUD R Soedarsono, Kota Pasuruan. Hasilnya, kematian korban murni karena kecelakaan.

“Keluarga korban tidak mau korban divisum. Mereka menerima kejadian ini dan merelakan kepergian Atim adalah kehendak yang di atas,”Tuturnya.
(Yah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: