Puluhan Rumah Warga Kawasan Bangsalsari Desa Gambirono Dilanda Banjir

  • Whatsapp

JEMBER, MN Cakrawala – Minggu sore (10/01/2021), puluhan rumah warga kawasan Bangsalsari tepatnya di Dusun Gambirono Kulon Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember di landa banjiran, akibat di guyur hujan deras dan luapan air sungai.

Menurut Data yang terhimpun, awak media banjir melanda pemukiman warga di Dusun Gambirono Kulon Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember, khususnya wilayah barat sungai, dan untuk sementara samapai berita ini di naikan belum ada laporan korban dan kerugian yang serius dan warga belum ada yang mengungsi.

Read More

Menurut salah satu tokoh masyarakat Desa Gambirono Kulon Bapak Hotib Antoni waktu di konfirmasi oleh awak Media menyampaikan, banjir ini banjir rutinan tiap tahun kalau musim hujan bisa di pastikan terjadi banjir, banjir ini dari luapan air sungai, dan kebanyakan warga yang terdampak banjir daerah Rt 01 Rw 011 Dusun Gambirono Kulon, ada puluhan rumah warga yang kebanjiran.” Ungkapnya.

Tambah Hatib Antoni, jika hujan deras warga RT 01 RW 011 sudah mulai resah karena di pastikan akan datang banjiran lagi, banjir kali ini dengan ketinggian hampir 1 M ( Meter), bahkan sampai meluap ke jalan raya menuju arah Desa Paleran dan Desa Kasian, untungnya tidak ada warga yang di rugikan , namun kecewa kepada Pemerintah.

Puluhan Rumah Warga Kawasan Bangsalsari Desa Gambirono Dilanda Banjir
Jabatan Yangkosong.
Dan warga tersebut masih tetap bertahan di rumah masing-masing, harapan saya sebagai tokoh masyarakat memohon kepada Dinas terkait agar selalu mengambil langkah langkah positif untuk pencegahan terjadinya banjir susulan.” Katanya. Senin 10/01/21.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gambirono Ismanto, waktu di konfirmasi awak media di rumahnya menerangkan bahwa banjir ini banjir rutinan setiap tahun, bisa di pastikan setiap tahun Rt 01 Rw 011 Dusun Gambirono Kulon terlanda banjir yang di akibatkan luapan sungai yang melintasi desa ini.

Untuk pencegahannya sudah kami usulkan di waktu ada Musyawarah Desa (MusDes) dan kami jug Usulkan di waktu Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan dan juga pihak Pengairan sudah kami beritahu, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut sehingga banjir ini masih terjadi kembali, kasihan warga Masyarakat apalagi yang punya ternak.” Tutupnya. (Team) Share this page to Telegram

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *