DI DUGA DINAS PERTANIAN KABUPATEN PASURUAN MEMPIHAK KE TIGAKAN DAN ANGGARAN UANG NEGARA DI BUAT BANCAAN

  • Whatsapp

PASURUAN, MN CAKRAWALA- Proyek pemasangan paving dinas pertanian kabupaten pasuruan di jadikan banca’an dan di duga jadi syarat ketimpang.

Proyek dinas pertanian pembangunan / rehabilitas jalan usaha tani yang ada di Desa martopuro Kecamatan purwosari, Kabupaten pasuruan JawaTimur diduga sarat banyaknya ketimpangan.
Rabu (08/12/20) jam 09.00pagi, minimnya pengawasan Proyek pembangunan rehabilitasi jalan usaha tani pemasangan paving yang di danai Anggaran APBD, Pemerintah Daerah Kabupaten pasuruan, diduga di kerjakan asal asalan (KURDI).

Read More

dikerjakan asal jadi sehingga mutu bangunan tersebut tidak sesuai spek atau berkwalitas dan untuk manfa’at petani desa tersebut sama saja tidak guna dan sangat merugikan keuangan Negara seraya di buat banca’an oknum yang tidak bertanggung jawab.

Hasil investigasi awak media dilapangan ditemukan beberapa ketimpangan dalam pelaksanaanya ,diduga tidak ada pasir untuk pengerasan dasar pemasangan dan galian untuk kanstin kancing paving pondasi tidak sesuai RAB atau tidak di gali ,begitu juga untuk pemasangannya asal nancap diduga pasangane asal saja dan pasir yang digunakan berwarna kecoklatan, begitu pula terkait penanta’an paving cuman di taruh.

Ironisnya pembangunan/rehabilitasi jalan usaha tani dengan anggaran senilai Rp.195.052.100,00 dengan nomor kontrak 521/14804/424.091/2020
Di kerjakan CV,KARHA BERSAMA PUTRA ata disebut pihak ketiga yang tidak bertanggung akan kwalitas.

pemasangan pavingnya asal ditata kemudian kancing atau kanstin pemasangane tidak di gali sehingga terlihat ada celah batu sepanjang pasangan,atau bergelombang

Memang papan nama proyek sudah sesuai peraturan pemerintah UU nomor 14 Tahun 2008 ,tentang Keterbukaan Informasi publik ( KIP), namun dalam papan nama tertulis Rehabilitasi bangunan jalan usaha tani.

 

Sementara bangunan yang didapat 0% baru. Dan hal ini dimungkinkan ada dugaan manipulasi data. Saat dikonfirmasi kami tim media nasional cakrawala ,pelaksana proyek maupun mandor tidak ada di tempat ” kata pekerja.yg enggan di sebut namanya
,membenarkan adanya dugacan tersebut.
Disinggung terkait tulisan yang ada di papan nama proyek pembangunan /rehabilitasi jalan usaha tani beliau terdiam dan tidak komentar karna hanya seorang buruh.

Namun pada hari sebelumnya, tukang tersebut, saat dikonfirmasi pihak media yang terkait dengan bangunan proyek mengatakan tidak memberitahukan pihak desa, dan itu kontraktual, terkait siapa Cv atau nama pelaksana, jawabnya tidak tau.

Proyek pembangunan jalan usaha tani tersebut ternyata pelaksananya adalah CV. Karya bersama putra pemiliknya yg beralamat Desa tambak watu kecamatan purwodadi Kabupaten pasuruan sesuai info dari pekerja di lokasi dan diduga manipulasi data terkait nama proyek yang dilaksanakan, hingga berita ini ditampilkan pihak kontraktor belum bisa di hubungi. (Muslim) Share this page to Telegram

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *