Polresta Pasuruan Giat Operasi Yustisi, Tegakan Protokol Kesehatan Saat Berkendara

PASURUAN,MN CAKRAWALA-Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi dalam penegakkan penggunaan masker sesuai dengan protokol kesehatan kepada masyarakat, hal ini guna penanganan dan pencegahan penyebaran virus Covid-19, pada Minggu (01/11/2020).

Operasi Yustisi Protokol Kesehatan sesuai Inpres No 6 tahun 2020, Perda No. 2 tahun 2020 dan Pergub Jatim No. 53 tahun 2020 dalam rangka penindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan diwilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Hadir dalam giat Operasi Yustisi diantaranya, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, S.I.K., M.Si., Kasat Sabhara AKP Tatuk S Irianto, SH., Kasat Binmas AKP Yuriah Fitriatu, Kasat Tahti IPTU Soemarsono, KBO Sat Reskoba IPTU Kokoh Rachmadi, SH., KRI Satlantas IPTU Heru S, dan Anggota jajaran tergabung dalam pleton.

Dalam hal pelaksanaan Operasi Yustisi bekerjasama dengan unsur TNI Kodim 0819 Pasuruan, Satpol PP dan BPBD.

Tujuan kegiatan Operasi Yustisi adalah salah satu langkah upaya dari pemerintah dalam mereduksi masyarakat utamanya pengguna kendaraan bermotor guna mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kota Pasuruan.

Adapun arahan dari KBO Sat Reskoba IPTU Kukuh Rachmadi “Covid-19 masih tidak ada vaksin maka dari itu kita sebagai garda terdepan untuk memutus mata rantai covid-19 kita lakukan himbauan dan penindakan terhadap masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan,

Seperti yang kita laksanakan sebelumnya malam ini kita laksanakan Operasi Yustisi sebagai leading sektor Satpol PP nantinya kita laksanakan teguran kepada masyarakat pengguna kendaraan yang tidak memakai masker dengan cara humanis dan santun” Imbuhnya

Diantara sasaran Operasi Yustisi yaitu di Depan Kantor Satpol PP Jl. Gajah Mada Kelurahan Karanganyar Kota Pasuruan.

Adapun hasil Operasi dengan jumlah pelanggar Protokol Kesehatan 30 orang dengan sanksi membersihkan lingkungan sekitar pelaksanaan Operasi Yustisi.(Pranata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: